SENAM AEROBIK

A.    Pengertian Senam Aerobok
Senam aerobik adalah senam untuk meningkatkan kesegaran jasmani yang bukan untuk dijadikan suatu ajang perlombaan ataupun prestasi. Aerobik juga termasuk ke dalam olahraga preventif yang bisa dilakukan secara massal.
Aerobic sport merupakan jenis olah raga aerobik yang juga kita kenal sebagai senam aerobik. Dan senam ini merupakan gerakan yang dapat membuat oksigen masuk lebih banyak ke dalam tubuh.


A.    Manfaat Senam Aerobik

1. Menurunkan berat badan

Manfaat senam aerobik yang pertama adalah menurunkan berat badan. Olahraga ini termasuk olahraga yang efektif menurunkan gerakan berat badan karena membuata kita menggerakkan seluruh tubuh dan dilakukan dalam durasi waktu yang lumayan panjang. Latihan senam aerobik secara rutin dan dibarengi dengan pola diet yang tepat dapat menurunkan berat badan secara lebih efektif.

2. Menurunkan kolesterol

Manfaat senam aerobik yang kedua adalah dapat menurunkan kolesterol. Senam aerobik meningkatkan kerja jantung sehingga oksigen yang dialirkan ke seluruh tubuh pun lebih banyak. Hal ini tentunya dapat memperlancar peredaran darah sehingga kolesterol jahat tidak menumpuk pada pembuluh darah.

3. Mengurangi risiko darah tinggi

Selain dapat menurunkan kolesterol, lancarnya peredaran darah dan aliran oksigen ke seluruh tubuh juga dapat menurunkan risiko Anda terkena tekanan darah tinggi. Baik koesterol tinggi hingga tekanan darah tinggi keduanya merupakan penyakit yang dapat eprlu diwaspadai karena dapat memicu penyakit berbahaya lainnya.

4. Meningkatkan fungsi jantung

Manfaat senam aerobik selanjutnya adalah meningkatkan fungsi jantung. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa tujuan aerobik adalah meningkatkan denyut jantung. Melatih jantung dengan melakuakn senam aerobik secara rutin dapat membuat irama jantung lebih stabil.

5. Mengurangi stres

Senam aerobik juha dapat mengurangi stres dan membuat Anda lebih bahagia. Ketika melakukan senam aerobik, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang bisa membuat Anda lebih bahagia. Senam aerobik juga terbukti mampu untuk meningkatkan percaya diri dan juga fungsi otak sehingga menurunkan kemungkinan depresi.

6. Menjaga kesehatan otot

Gerakan aerobik dilakukan dengan cara melatih otot-otot tubuh, sehingga tentunya senam aerobik memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan otot. Aliran darah yang lebih lancar dan suplai oksigen ke otot yang lebih lancar juga membantu otot terhindar dari asam laktat.

7. Melatih tulang dan sendi

Tidak hanya dapat menyehatkan otot, tapi senam aerobik juga tentunya dapat melatih tulang dan sendi. Semakin bertambahnya usia seseorang, tulang dan sendi akan semakin rapuh. Maka dari itu, sejak usia muda kita harus rajin untuk melatih otot dan sendi agar menjadi lebih kuat, salah satunya dengan senam arobik.

8. Awet muda

Manfaat senam aerobik selanjutnya adalah dapat membuat Anda terlihat awet muda. Senam aerobik secara rutin dapat membantu Anda mendapatkan kulit yang lebih kencang dan juga indah, sehingga Anda pun dapat terlihat lebih muda.

9. Menjaga sistem pernapasan

Orang yang jarang berolahraga tentunya akan lebih mudah kehabisan napas dibandingkan dengan orang yang rutin berolahraga. Senam aerobik secara rutin juga sangat baik untuk melatih pernapasan agar Anda tidak mudah kehabisan napas setiap melakukan aktivitas apapun.

10. Mencegah berbagai penyakit kronis

Manfaat senam aerobik selanjutnya adalah menghindarkan Anda dari berbagai penyakit kronis. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya aerobik dapat menurunkan kolesterol dan mencegah hipertensi yang artinya Anda juga dapat terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti gagal jantung dan stroke.

11. Meningkatkan imunitas tubuh

Selain terhindar dari penyakit kronis, senam aerobik juga akan meningkatkan imunitas tubuh. Meningkatnya sistem imun tubuh akan membuat Anda tidak mudah terserang berbagai macam virus dan bakteri, sehingga Anda tidak mudah sakit.

B.     Gerakan Senam Aerobik
a. Marching
Langkah senam aerobik pemula dimulai dengan gerakan jalan di tempat sambil mengangkat kaki kira-kira setinggi betis. Jangan lupa lutut harus ditekuk sampai 90 derajat.

b. Jogging

Menggerakkan atau menekukkan kaki ke arah belakang, dengan lutut mengarah ke lantai atau tegak lurus ke bawah menggunakan persendian engkel dan lutut. Gerakan ini seperti gerakan ketika jogging namun dilakukan di tempat.
c. Kicking
Gerakan mengayunkan tungkai ke depan atau ke samping dalam keadaan lurus setinggi pinggang atau lebih.
d. Double Step
Gerakan dengan melangkah dua langkah ke kanan atau ke kiri dengan gerakan terakhir merapatkan kaki dengan menyentuhkan mata kaki kanan dan kiri.
e. Grapevine
Gerakan dimulai dengan melangkah dua langkah ke kanan dan ke kiri seperti double step tetapi dengan menyilangkan kaki ke belakang.
f. Leg Curl
Gerakan menekuk kaki ke arah belakang.
g. Heel Touch
Gerakan menyentuhkan tumit kaki kanan ke tumit kaki kiri dengan sedikit menekuk lutut tumpu, berat badan berada di kaki yang menjadi tumpuan.

Comments